Sanggare Arek Jabung adalah salah satu divisi di Republik Gubuk yang terfokus pada kesenian dan kebudayaan , khususnya di bidang tari topeng malangan khas jabung serta pemahat topeng . Sanggare arek jabung sendiri memiliki beberapa tujuan khusus dalam menjalankan kegiatannya yakni di pelestarian tari topeng jabung yang pernah mati suri selama 30 tahun , kemudian untuk proses
regenerasi penari topeng maupun pemahat topeng jabung. Dengan sasaran penari dan pemahat generasi muda . Beberapa langkah untuk mewujudkan misi dan visi tersebut sanggare arek jabung talah melakukan diantaranya yakni tari sambang sekolah , dan gebyak wayang topeng dibeberapa daerah . Tari sambang sekolah dilaksanakan untuk memperkenalkan tari topeng kepada anak-anak sekolah , karena seperti kata pepatah mainstream “Tak kenal maka tak sayang” dengan harapan agar adik-adik bisa mengenal tari topeng sejak dini . Untuk Gebyak Wayang topeng adalah serangkaian acara pertunjukan tari topeng yang kami lakukan ,dengan menggunakan setting panggung di kampung-kampung, untuk pemerannya adalah anak-anak dan beberapa pengasuh gubuk yang giat dalam latihan tari . Beberapa event yang dilaksanakan dalam Gebyak Wayang Topeng yakni , Jumenenge wong-wongan sawah di Sidorejo Jabung, Gebyak Wayang Alit di Arrahmah Bendo Jabung yang diikuti seratus penari anak secara masal , kemudian Gebyak Kampung setiap satu minggu sekali ke beberapa kampung. Untuk pahat topeng sendiri di pimpin oleh salah satu pengasuh gubuk yaitu Cak Lyhonk kemantren Jabung , dimana beliau yang lebih dulu bergerak di kesenian yang awal merupakan tattoo artist sekarang menjadi pemahat kayu diantaranya topeng kayu khas jabung. Selain memahat di rumah cak lyhonk juga sering mengadakan workshop pahat kayu secara geratis untuk beberapa sekolah dan umum , dengan tujuan regenerasi para pemahat topeng kayu khusunya topeng jabung . Pergerakan sanggare arek jabung merupakan gerakan kecil dari kami di kampung dalam membantu tugas dinas terkait dalam melestarikan kesenian dan kebudayakan lokal .