Preman mengajar adalah salah satu sub divisi dari republik gubuk yang fokus pada bidang pendidikan atau edukasi. Preman Mengajar pertama kali tercetus pada tahun 2016 pada saat kegiatan mengecat dan mendekorasi sebuah rumah untuk tempat pendidikan paud di daerah Taji Kecamatan Jabung Kab Malang Jawa Timur dengan nama “Omah Bunga” kemudian diresmikan pada tanggal 10 November 2019 di gubuk baca gang tatto oleh romo tatok selaku tokoh gus durian malang sekaligus anggota keluarga Republik Gubuk
dengan moto “ nandur laku ngunduh perilaku “ atau bisa diartikan menanam
perilaku yang manfaat dan untuk sebuah kebaikan diharapkan akan memanen sebuah
tindakan yang tanpa sadar akan senantiasa dilakukan khususnya kegiatan yang
mengarah pada manfaat dan kebaikan , kenapa Dinamakan Preman Mengajar ,
dikarenakan pada saat itu mayoritas anggota dalam preman mengajar merupakan
saudara-saudara jalanan yang belum memiliki wadah ataupun yang masih dilihat
sebelah mata oleh masyarakat sekitar. Kami percaya jika semua unsur memiliki
wadah atau di terima di sebuah komunitas yang memiliki tujuan untuk belajar
manfaat baik untuk lingkungan sekitar maupun lingkungan yang lebih luas akan
memiliki dampak positif bagi anggota maupun masyarakat itu sendiri, maka semua
energi akan lebih digunakan untuk ke hal yang lebih bermanfaat ketimbang untuk
kegiatan yang kurang bermanfaat .Preman Mengajar memiliki beberapa kegiatan
rutin yakni sambang gubuk dan perpustakaan keliling “angon buku ngangsu ilmu”.
Sambang gubuk atau bisa disebut bimbel keliling dimana tempat bimbel adalah
gubuk-gubuk dan untuk jadwalnya bergantian sesuai jadwal bimbel di gubuk
masing-masing dengan tujuan untuk membantu beberapa gubuk dalam proses belajar
mengajar adik-adik gubuk . Dalam proses sambang gubuk biasanya kami dibantu
rekan-rekan dari beberapa mahasiswa di beberapa kampus ternama di malang . dan
angon buku ngansu ilmu atau perpustakaan keliling biasanya kami lakukan setiap
hari minggu dengan tujuan beberapa kampung di sekitar jabung yang kekurangan akses untuk ke perpustakaan , pada
saat perpustakaan keliling biasanya kami menggunakan sepedah motor atau gerobak
sampah untuk membawa buku dan beberpa permainan tradisional untuk adik-adik di
kampung. Untuk buku yang biasa kami bawa merupakan buku dongen , komik dan beberapa
buku untuk masyarakat umum. Kami pun memiliki event tahunan yakni “Srawung
Sinau Sinau Srawung “ kegiatan tersebut biasanya kami lakukan di bulan
september tiap tahunnya dengan konsep cerdas cermat untuk adik-adik gubuk
ataupun beberapa lembaga sekolah disekitar gubuk . Dengan tujuan untuk
meningkatkan semangat belajar adik-adik serta agar gubuk tetap menjadi tempat
untuk belajar bersama dan juga yang terakhir untuk mensilahturahmikan adik-adik
gubuk.