Intermezzo "Foto Hanya Untuk Pemanis"
Pria yang akrab disapa Irul itu menambahkan bahwa pembelajaran yang diberikan di gubuk baca tidak melulu soal pendidikan akademik. Tetapi juga keterampilan dan hal-hal yang sifatnya memberikan anak-anak untuk bersosialisasi satu sama lain. Pelatihan tari, bela diri hingga bekerja dalam tim merupakan hal-hal yang diberikan. Terlebih saat ini banyak anak-anak yang mulai melupakan budaya lokal.
Fachrul Alamsyah ketika menjadi Hero Betmen Gubuk |
"Jadi anak-anak bisa belajar menjadi makhluk sosial, belajar berkelompok dan menghargai sesama. Ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang harus ditanamkan pada anak-anak sejak dini," sambungnya.
dan beberapa kali hambatan dan penolakan dari masyarakat. Terlebih dari beberapa gubuk yang ada mentor atau pendiri dan pengasuh merupakan mantan preman. Wajar, masyarakat khawatir bahwa anak-anak mereka akan mengikuti jejak para mentor.
Fahrul Alamsyah salonpas menjadi Media Literasi |
Meskipun demikian, Irul mengatakan bahwa hal tersebut merupakan tantangan untuk bisa mengemas dan membuktikan bahwa gubuk baca bukan seperti yang masyarakat takutkan.
![]() |
Ketika Super Hero kalah sama Preman Pawon |
![]() |
Fahrul Alamsyah mendalami hidup sebagai teman tuna wicara |
Irul menyebut bahwa misi besar republik gubuk sendiri sebenarnya adalah menjadi seperti kawah candradimuka bagi siapapun yang ada di dalamnya untuk sama-sama memperbaiki diri dan menjadi manusia yang lebih berkualitas. Setelah itu tercapai, maka mereka yang sudah lulus mampu memberikan manfaat bagi orang di sekitarnya.
Istri Fahrul Alamsyah yang menerima beliau dengan banyak kekuranganya |
"Teman-teman ini bisa menjadi agen perubahan di manapun berada. Tidak harus gubuk baca, mungkin bisa wadah apapun untuk bisa menjadi lentera atau penerang bagi lingkungannya masing-masing," pungkasnya.
Anak tercintanya dia cowoknya pasti tau kan alasanya seperti ini... |