Modul Nusantara Kelas Dr. Imam Syafi’i M.Pd Menggadakan Lomba Latto-latto Sebagai Penarik Minat Anak-anak dalam Mengenal Permainan Khas Daerah
![]() |
Para pemenang lomba Latto-Latto |
31 Desember 2022 dalam kegiatan lanjutan Kontribusi Sosial hari kedua Modul Nusantara Kelas Bapak Dr. Imam Syafi’i M.Pd mengadakan perlombaan salah satu permainan khas daerah yaitu Latto-latto, permainan ini diikuti oleh 38 anak sekaligus perlombaan serentak yang diikuti oleh 20 anak.
![]() |
Lomba Latto-latto dimulai |
Perlombaan ini bertujuan untuk mengembalikan minat anak-anak pada permainan daerah agar tidak terfokus pada gawai sebagai teman masa kecil mereka, antusias baik dari anak-anak ini juga sebagai salah satu bentuk keberhasilan dari tema yang Modul Nusantara Kelas Bapak Dr. Imam Syafi’i M.Pd bawakan yaitu “Melestarikan Budaya Nusantara (Tari) dan Permainan Tradisional”,
![]() |
Arahan untuk peserta lomba Latto-latto |
Perlombaan dilaksanakan dalam 3 tahapan, tahapan pertama untuk mencari 2 pemenang dengan kriteria terlama dan melakukan variasi dalam permainan latto-latto untuk melaju ke babak semi final, pada tahapan kedua yaitu semi final didapatkan 10 anak. Kemudian, melakukan perlombaan dengan kriteria sama seperti tahapan pertama. Selanjutnya, pada tahapan 3 yaitu final berlangsung dengan 5 peserta yang dalam lomba kali ini dimenangkan oleh Ahmad Zaki (juara 1), Dika (juara 2), dan Rifky (juara 3). Penyerahan hadiah bertempat di Gubuk Baca warga desa yang diwakilkan oleh Mahasiswa Modul Kelas Bapak Dr. Imam Syafi’i M.Pd.
![]() |
Menuju Semifinal |
Kami sangat terharu dengan antusias warga dalam meramaikan lomba ini terutama pada anak-anak yang yang ikut lomba, bahkan dengan gagah menempuh jarak ±5 KM untuk sampai ke lokasi perlombaan. Banyak canda tawa yang terukir dari wajah-wajah mereka, walaupun tak menang tetapi, telah berikhtiar.
![]() |
Finalis Lomba Latto-Latto |
Selain lomba latto-latto, Modul Nusantara Kelas Bapak Dr. Imam Syafi’i M.Pd juga memperkenalkan berbagai macam permainan tradisional dari daerah masing-masing. Kami juga bermain permainan daerah bersama warga dan anak-anak Jabung. Terima kasih atas kanangan yang ringkas. Tetapi, sangat membekas (Berjumpa Sementara, Keluarga Selamanya).
Penulis : Nurfatimah, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (@nurfatimah_77)
Editing : Kudu Tetep Yakin